Pengertian CCTV, Jenis, Serta Fungsinya

Penggunaan CCTV pada sistem keamanan setiap tempat memang sudah sering kita temui dan menjadi alat yang sangat efektif. Namun tahukah anda selain menjadi alat keamanan disetiap tempat, ternyata ada...

Penggunaan CCTV pada sistem keamanan setiap tempat memang sudah sering kita temui dan menjadi alat yang sangat efektif. Namun tahukah anda selain menjadi alat keamanan disetiap tempat, ternyata ada banyak yang bisa kita ketahui mengenai CCTV. Dan artikel berikut ini akan menjelaskan tentang CCTV lebih detail.

Pengertian CCTV

CCTV “Closed Circuit Television” adalah sebuah kamera video digital yang difungsikan untuk memantau dan mengirimkan sinyal video pada suatu ruang yang kemudian sinyal itu akan diteruskan ke sebuah layar monitor. Yang merupakan teknologi kamera pengawasan 24 jam non stop. Kamera CCTV ini dapat memudahkan anda untuk memantau kegiatan di sekitar tempat pemasangan kamera CCTV dan untuk meningkatkan keamanan lingkungan sekitar anda.

 

Pada sistem konvensional dengan VCR (Video Cassette Recorder), awalnya gambar dari kamera CCTV hanya dikirim melalui kabel ke sebuah ruang monitor tertentu dan dibutuhkan pengawasan secara langsung oleh operator/petugas keamanan dengan resolusi gambar yang masih rendah yaitu 1 image per 12,8 seconds. Namun seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat seperti saat ini, banyak kamera CCTV yang telah menggunakan sistem teknologi yang modern. Sistem kamera CCTV digital saat ini dapat dioperasikan maupun dikontrol melalui Personal Computer atau Telephone genggam, serta dapat dimonitor dari mana saja dan kapan saja selama ada komunikasi dengan internet maupun akses GPRS.

Sejarah CCTV pertama digunakan pada  tahun 1940-an oleh Militer AS. Untuk menguji misil V2 kamera sirkuit tertutup digunakan untuk memonitor tes keselamatan. Teknologi ini begitu sangat menguntungkan karena pengertian CCTV memungkinkan petugas untuk menonton erat, melihat keluar untuk cacat dan kemungkinan masalah sementara tinggal keluar dari bahaya. Tanpa masalah CCTV dengan rudal mungkin telah pergi tanpa diketahui. Kemudian oleh Siemens AG pada Test Stand VII di Peenemunde, Jerman pada tahun 1942, untuk mengamati peluncuran roket V-2. Tercatat insinyur Jerman Walter Bruch bertanggung jawab atas desain dan instalasi sistem ini.

Sistem perekaman CCTV masih sering digunakan pada tempat-tempat peluncuran modern untuk merekam penerbangan roket, untuk menemukan kemungkinan penyebab kegagalan fungsi kerja, sementara roket yang lebih besar sering dilengkapi dengan CCTV sehingga memungkinkan gambar-gambar tahapan pemisahan dapat ditransmisikan kembali ke bumi melalui komunikasi radio.

Pada bulan September 1968, Olean, New York adalah kota pertama di Amerika Serikat yang menggunakan kamera video dalam dunia bisnis, terutama dalam upaya untuk mencegah aksi kejahatan. Menggunakan CCTV yang terhubung dengan monitor di kepolisian Olean. Departemen kepolisian menjadi garis terdepan dalam memerangi kejahatan dengan menggunakan teknologi CCTV.

Jenis- Jenis CCTV

 

Sekarang ini CCTV bukan lagi hal yang baru, masyarakat pada umumnya sudah banyak menggunakan dan mengetahui pentingnya memasang CCTV di area-area strategis di lingkungannya, baik itu di rumah, di tempat usaha atau di fasilitas publik, karena selain rekaman CCTV bisa di jadikan sebagai bukti apabila terjadi tindak kejahatan, kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya, kamera CCTV juga bisa bermanfaat sebagai salah satu sarana yang paling efisien untuk memonitor dan controlling suatu area, seperti security. Seiring dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih, kamera CCTV pun beragam jenisnya. Masing-masing jenis kamera CCTV memiliki keunggulan masing-masing.

1. Kamera Ptz 

PTZ adalah singkatan dari PAN TILT ZOOM, PAN kemampuan kamera untuk dapat bergerak ke kiri dan ke kanan, TILT kemampuan kamera dapat bergerak ke atas dan kebawah, ZOOM kemampuan kamera untuk memperbesar gambar hingga beberapa kali lipat, jenis kamera PTZ biasa digunakan untuk memantau wilayah yang luas dengan menggunakan 1 kamera, ini memudahkan pengawas cctv dalam memonitoring dengan menggunakan 1 kamera, karena ptz camera dapat berputar otomatis atau secara manual digerakan melalui controller.

Biasanya kamera jenis ini digunakan untuk memantau suatu wilayah dengan jangkauan yang luas seperti di Bandara atau area parkir outdoor dan lapangan misalnya. Jenis kamera ini mempermudah pengawas cctv dalam memonitor areanya hanya dengan menggunakan 1 kamera, karena kamera PTZ ini bisa di set untuk memutar secara otomatis atau di kendalikan secara manual melalui controller.

2. Kamera Dome

Diambil nama Dome karena bentuknya yang seperti kubah (dalam bahasa inggris ), tujuannya agar arah dari kamera cctv tidak terlihat atau tersembunyi tapi terlihat oleh kasat mata. Dome Kamera yang biasa dijual adalah tipe fix camera yaitu kamera yang hanya mengarah ke 1 arah, namun jenis dome kamera juga ada yang dapat berputar dengan cepat “Speed Dome“, harga cctv pun relatif jauh lebih mahal dibandingkan tipe dome fix camera.
Biasanya kamera ini di posisikan di dalam ruangan, bentuk design kamera jenis ini bertujuan agar arah dari kamera cctv tidak terlihat tetapi untuk kameranya sendiri terlihat oleh kasat mata. Dome kamera yang paling laku dijual adalah kamera dengan tipe fix yaitu kamera yang hanya mengarah ke 1 sudut ruangan dengan jangkauan fokus dan luas pandang yang macam-macam tergantung dari spesifikasi lensa, namun selain jenis kamera dome yang fix, ada juga kamera dome yang dapat berputar dengan cepat  “Speed Dome, (dome camera yang memiliki kemampuan PTZ) namun harganya relatif mahal apabila dibandingkan dengan tipe kamera dome fix.
3. Kamera Bullet
Bullet camera ini dari segi lensa tidak jauh berbeda dengan dome, hanya bentuknya saja yang berbeda, biasanya lebih banyak di posisikan di luar ruangan ketimbang di dalam. Jenis kamera ini karena bisa juga di pasang di luar ruangan memiliki kelebihan tahan air.
Jenic cctv ini biasanya digunakan pada ruangan (indoor cam) dan diluar ruangan (outdoor cam) tentunya salah satu standard yang harus dipenuhi adalah tahan air. Bullet kamera dipasang pada dinding ataupun langit. Kamera jenis ini tidak dirancang untuk memiliki pan / tilt / zoom control merupakan kamera tipe fix dengan tujuan menangkap gambar dari area yang tetap.
4. Kamera Box

Mempunyai kemampuan zoom dengan penempatan pemasangan pada bidang vertikal, kekurangan kamera jenis ini membutuhkan pencahayaan untuk dapat menangkap gambar dengan jelas. Dapat menggunakan infrared dengan alat tambahan serta penggunaan lensa infrared pada kamera ini dan akan lebih baik apabila box camera dilengkapi dengan kamera apabila masih dalam jangkauan tangan.

Lensa CCTV nya dilindungi oleh kubah, karena nya jenis kamera CCTV ini sulit bila ingin dirusak. Pemasangan model dome relatif lebih mudah. orang sulit menebak arah dari kamera karena posisi kamera tertutupi kubah.
Infra red / non infra red Kurang mampu untuk mengamati letak yang jauh.

5. Kamera Board

Biasanya terhubung pada media komputer ataupun lainnya rata-rata mempunyai resolusi yang rendah, karena biasanya board camera digunakan untuk aplikasi teleconference standar. Ini sebenarnya bisa dibilang kamera CCTV tanpa Casing, biasanya digunakan untuk kepentingan khusus, seperti dalam pembuatan robot atau drone. ia terhubung ke komputer dengan resolusi yang macam-macam, selain itu biasanya kamera board digunakan untuk aplikasi teleconference.
6. Kamera Day/Night
Keunggulan dari kamera tipe day/night adalah dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi cahaya baik itu sinar matahari langsung, backlight yang kuat, atau refleksi, kamera jenis ini memiliki dynamic range yang luas, kamera jenis ini biasanya dipasang di lokasi dengan pencahayaan yang berlebihan atau di lokasi yang gelap sama sekali.

kamera tipe day/night merubah berbagai kondisi cahaya untuk dapat disesuaikan dengan sinar matahari langsung, backlight yang kuat, refleksi memilik dynamic range yang luas, kegunaan day/night kamera biasanya dipasang pada lokasi yang mempunyai pencahayaan yang berlebihan dan pada malam hari mempunyai cahaya yang cukup.

7. Kamera CCTV Spy

Ya sesuai namanya, kamera jenis ini di peruntukan untuk dapat berkamuflase dan tidak disadari bahwa itu adalah kamera, Spy Cam ini memiliki banyak jenis dan rupa, bisa berupa pulpen, bross, hiasan dinding dan banyak lagi, bagi anda yang mau coba jadi Spy, harus punya kamera jenis ini, biar tambah gregets.

8. Kamera CCTV IP / Network

IP cam adalah jenis kamera CCTV yang menggunakan jaringan komputer sebagai pengantar data Videonya, rata-rata ip cam mempunyai tingkat resolusi gambar yang lebih tinggi dibandingkan kamera CCTV biasa, namun sebenarnya dalam Instalasi kamera jenis ini memiliki banyak syarat agar hasil yang didapat bisa optimal, mulai dari pemilihan kabel, kualitas jaringan dan kualitas hardware pendukung lainnya seperti HUB dan power supply. Untuk jarak pun, sepanjang pengalaman saya, untuk gambar dan koneksi terbaik hanya didapat dari tarikan kabel di bawah 100m, jika lebih dari itu sudah harus menggunakan HUB tambahan atau Power yang lebih besar.

9. Kamera CCTV Wireless

Kamera jenis ini include wireless di dalamnya, bisa langsung di konfigurasi dan dikonekan ke jaringan Internet via Wifi, setelah itu selesai, video bisa langsung di akses, tapi tidak semua kamera CCTV wireless ini berbasis IP , ada beberapa dari jenis kamera ini bisa juga menggunakan model alternatif lain dalam transmisi data. Tidak semua kamera wireless cctv berbasis IP , beberapa dari kamera jenis wireless dapat menggunakan model alternatif dalam transmisi wireless.

10. Kamera CCTV IR (Infrared)

Umumnya kamera CCTV sekarang sudah dilengkapi dengan Infrared, kamera jenis ini disebut juga dengan sebutan kamera night vision, karena mampu melihat dalam kondisi malam hari  (minim cahaya) dengan bantuan dari lampu infrared, ada dua jenis dari Infrared yang biasa di gunakan pada kamera CCTV, yaitu IR LED biasa  (yang bentuknya kecil-kecil)  dan IR LED ARRAY  (yang bentuknya besar), saat sensor kamera mendekteksi cahaya dalam jangkauannya minim atau tidak ada samasekali, ia akan menyalakan Infrared dan menghasilkan gambar hitam putih.

Fungsi Dan Tujuan CCTV

 

Setelah kita sudah membahas pengertian dan sejarah dari cctv. Kali ini saya akan mencoba membahas tentang fungsi dan tujuan cctv bagi kehidupan kita, tentunya masyarakat sudah mengetahui sebagian kecil tentang tujuan dari CCTV. Dan Sebagian lagi banyak yang masih kurang memahami apa itu fungsi dari CCTV tersebut. Banyak pendapat tentang fungsi CCTV dari kalangan-kalangan tertentu, bahkan dengan banyaknya peminat terhadap CCTV saat ini memunculkan ide kreatif untuk menjual CCTV yang bisa ditempatkan di rumah. Hal ini juga untuk menghindari maling atau perampok yang akan menghabisi barang-barang yang ada di rumah anda. Adapun fungsi serta tujuan pemasangan kamera CCTV adalah:

  • Mencegah: Pelaku kriminal kerap kali mengurungkan niat atau merasa takut ketika melihat terpasangnya kamera CCTV. Pasalnya, dengan kamera CCTV itu tindak kejahatan mereka akan tersimpan dengan rapi sehingga dapat menjadi bukti untuk pelaporan kepada pihak yang berwajib.
  • Memantau dengan mudah: System CCTV sangat berguna untuk membantu anda dalam memonitoring atau mengawasi situasi serta kegiatan yang terjadi di lokasi yang terpasang kamera CCTV. Dengan begitu, anda pun juga dapat langsung mengetahui jika ada orang-orang yang tidak dikenal memasuki daerah yang sudah dipasangi kamera CCTV.
  • Bukti: Penggunaan kamera CCTV bisa juga  digunakan untuk menganalisa kasus-kasus kejahatan, pembunuhan, perampokan dan lainnya. Dengan bantuan hasil rekaman CCTV dapat dijadikan bukti konkret dan kuat untuk mencari tahu siapa pelaku kejahatan tersebut. Sebelum memutuskan untuk menggunakan teknologi kamera CCTV, ada baiknya anda menganalisa apakah penggunaan kamera CCTV dapat memberikan manfaat untuk anda atau tidak. Semua kegiatan yang terekam CCTV dapat dijadikan bukti untuk aksi kejahatan atau tindak kriminal.

Demikian itulah penjelasan mengenai CCTV. Terima kasih dan semoga dapat bermanfaat buat semuanya.

Categories
Teknologi

RELATED BY