Apa Itu Hard Disk Dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Hard disk merupakan perangkat yang sangat umum di kalangan orang-orang yang menggunakan Komputer. Hal ini juga disebut HDD (Hard disk drive). Semua orang pasti tahu bahwa Hard Disk menyimpan...

Hard disk merupakan perangkat yang sangat umum di kalangan orang-orang yang menggunakan Komputer. Hal ini juga disebut HDD (Hard disk drive). Semua orang pasti tahu bahwa Hard Disk menyimpan data dan juga menyimpan sistem operasi komputer di manapun. Setiap kali kita memulai komputer kita, OS terisi ke RAM dari hard disk dan itu membuat komputer berfungsi. Kita tahu bahwa disini kita akan membahas tentang hard disk.

Pengertian Hard Disk

Hard disk adalah penyimpanan magnetik yang dapat menyimpan dan mengambil informasi digital. Ini menggunakan disk magnetik dimana data kita disimpan. HDD penyimpanan modern besar yang dibuat akhir-akhir ini yang ukurannya sangat kompak namun bisa menyimpan beberapa terabyte data di dalamnya. Kecepatan operasi baca & tulis juga semakin disempurnakan dari hari ke hari dengan teknologi canggih.

Hard disk atau HDD diperkenalkan pada tahun 80an oleh IBM, sebelum orang menggunakan disket floppy disk komputer. Ini adalah perangkat penyimpanan untuk menyimpan data yang di dalamnya dan pengambilan data dari situ juga. Jadi intinya kita bisa menulis data di dalamnya dan juga bisa membaca data itu nantinya.

Secara historis lebih dari 200 perusahaan manufaktur HDD, namun saat ini terutama tiga perusahaan memproduksi perangkat ini, mereka adalah Western Digital, Seagate, dan Toshiba. Kami menggunakan Hard disk ini dengan berbagai ukuran. Ukuran HDD Desktop adalah 3,5 inci dimana ukuran HDD laptop 2,5 inci.

Apa yang ada di dalam hard disk?

HDD adalah perangkat penyimpanan magnetik, yang menyimpan data pada disk magnetik yang disebut Platter. Disk ini berputar dengan motor penggerak yang disebut poros. Tepat di atas piringan ada lengan metalik yang bergerak sisi bijak (kiri kanan), lengan ini disebut Lengan Aktuator. Lengan aktuator ini terhubung dengan Actuator yang mengendalikan gerakannya. Untuk memperjelas yang ada dalam hard disk. Berikut ini dia penjelasannya serta bagian-bagian:

  • Ribbon Cable
 Ribbon cable komponen yang satu ini menjadi penghubung antara Head dengan Logic Board, dimana setiap dokumen atau data yang di baca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima.
  • Enclosure
 Enclosure adalah lapisan luar pembungkus harddisk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam harddisk agar tidak terkena debu, kelembaban dan lah lain yang dapat mengakibatkan kerusakan data.

Dalam Enclosure terdapat breath filter yang membuat harddisk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk semua bagian untuk membuang panas yang ada didalam harddisk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-Writer Head sehingga secara tidak langsung memperpanjang umur harddisk.

  • Setting Jumper
Setiap harddisk memiliki setting jumper, yang fungsinya untuk menentukan kedudukan hardisk tersebut. Bila pada komputer kita dipasang 2 buah hardisk, maka dengan menyeting Setting Jumper kita bisa menentukan mana hardisk Primer dan mana Hardisk Sekunder yang biasanya disebut Master dan Slave. Master adalah hardisk utama tempat system di instal, sedangkan Slave adalah hardisk ke dua biasanya dibutuhkan untuk tempat penyimpanan dokumen dan data. Bila Jumper settingnya tidak di set, maka hardisk tersebut tidak akan bekerja.
  • Spindle
Lanjut ke bagian berikutnya ada spindle.Spindle merupakan suatu poros tempat meletakan platter, poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk yang disebut dengan spindle motor. Spindle inilah yang berperan ikut dalam menentukan kualitas harddisk karena makin cepat putaranya,berarti makin bagus kualitas harddisknya. Satuan untuk mengukur perputaran adalah Rotation Per Minutes atau biasa disebut RPM. Ukuran yang sering kita dengar untuk kecepatan perputaran ini antara lain 5400 RPM, 7200 RPM bahkan ada yang 10000 RPM loh.
  • Slider and Head
Nah, bagian ini nih yang berfungsi untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya. Setiap pelat harddisk memiliki dua buah head. Satu di atas permukaan dan satunya lagi dibawah permukaan. dan kedua head ini berfungsi untuk membaca dan menulis data pada platter.
Head ini berupa piranti elektromagnetik yang ditempatkan pada permukaan pelat dan menempel pada sebuah slider, slider melekat pada sebuah tangkai yang melekat pada actuator arms, actuator arms dipasang mati pada poros actuator oleh suatu papan yang disebut dengan logic board.
Maka dari itu pada saat hardisk bekerja tidak boleh ada guncangan atau getaran, karena head dapat menggesek piringan hardisk sehingga akan mengakibatkan Bad Sector, dan juga dapat menimbulkan kerusakan Head Harddisk sehingga hardisk tidak dapat lagi membaca Track dan Sector dari Hardisk.
  • Interfacing Module
Interfacing Module bagian ini berupa seperangkat rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam haddisk, memproses data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses selanjutnya. Interfacing Module yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE (Integrated Drive Electronics) dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin.
Teknologi terbaru dari Interfacing Module adalah teknologi Serial ATA (SATA). Dengan SATA maka satu harddisk ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan efisien. Harddisk SATA sekarang perlahan sudah mengganti Harddisk ATA yang menggunakan knektor IDE.
  • Logic Board
Seperti yang saya sudah sebutkan tadi, Logic Board merupakan papan pengoperasian pada hardisk, dimana pada logic Board terdapat BIOS Hardisk sehingga hardisk pada saat dihubungkan ke Mother Board secara otomatis mengenal hardisk tersebut, seperti Maxtor, Seagate dll. Selain tempat Bios hardisk Logic Board juga tempat switch atau pendistribusian Power Supply dan data dari Head Hardisk ke mother Board untuk dioperasikan oleh Processor.

Bagaimana Hard Disk Menyimpan Data?

Hard Disk adalah penyimpanan yang tidak mudah menguap. Data yang tersimpan di dalamnya tidak akan terhapus meski daya diputuskan. Memori volatil seperti ROM atau RAM menghapus data begitu power padam. Data HDD dalam bentuk biner, misalnya saat menulis, mengubah semua jenis data menjadi urutan 1 dan 0, lalu menyimpannya di hard disk. Kemudian selama operasi baca, ia mengkodekan data dari urutan 1 & 0 ke format yang benar dengan beberapa algoritma pengkodean.

Dalam sebuah hard disk umumnya ada sebuah drive dengan piringan(disk) yang berputar. Sebuah hard disk berkapasitas tinggi umumnya memiliki beberapa disk berdameter 3,5 inchi dan mampu menyimpan data pada kedua sisinya. Dalam ruangan yang sama terdapat motor yang memutar piringan dengan kecepataan antara 4500 sampai 15000 rotation per minute (RPM).

Sebuah hard disk juga menggunakan alat bernama head yang digunakan untuk membaca dan menulis data dari masing-masing permukaan disk. Penggerak dengan sebuah lengan mengendalikan head ini untuk tetap berada pada posisi tertentu pada permukaan disk. Bila ada lima disk dalam sebuah hard disk maka akan ada sepuluh head dengan sepuluh lengan berbeda yang mengendalikannya.

Hard disk akan merekan data dalam putaran konsentris yang biasa disebut dengan track. Dalam sebuah track ini masiha da pembagian lagi yang disebut dengan sektor. Masing-masing track dalam sebuah disk bisa diibaratkan sebuah buku tempat anda menyimpan tulisan yang tertata rapi dalam sebuah disk. Kalau sistem operasi membutuhkan file yang terletak dalam track dan sektor tertentu maka permintaan tersebut akan diteruskan lewat lengan pengendali head ke posisi track dan sektor tertentu dimana data disimpan.

Bisakah kita menghapus hard disk dan memasangnya di komputer lain?

Ya kita bisa. Jika kita melepaskan Hard disk komputer dan memasangnya di komputer lain maka komputer akan bekerja jika Sistem Operasi terpasang di hard disk itu. Data atau perangkat lunak yang ditampilkan di komputer tersebut akan menjadi data yang ada di Hard disk saat ini.

Apa Itu SSD, Apakah Lebih Baik Dari HDD?

Nah, untuk menentukan jawab tersebut, kemungkinan sulit ya? Karena disisi lain kita harus membuat orang-orang bingung akan terhadap hal ini. Apakah mereka harus membeli komputer dengan HDD atau SSD ..! Sebenarnya itu tergantung dari penggunaan komputer itu. Di sini kita akan membahas tentang perbedaan antara keduanya dan apa yang sebaiknya menjadi tugas yang lebih baik?

SSD adalah singkatan dari solid state drive. Banyak Laptop berada di pasaran dengan drive SSD. Ukurannya sama dengan HDD. SSD juga merupakan perangkat memori non-volatile. Tapi bedanya, tidak ada bagian yang bergerak dalam SSD. HDD telah memindahkan piring dan Actuator Arm, namun di SSD tidak ada bagian yang bergerak, seperti USB flashdisk.

Karena tidak ada yang bisa bergerak, kinerjanya lebih cepat dari HDD. SSD menggunakan flash memory yang merupakan memori seperti RAM, tapi tidak bergejolak. Tidak menggunakan bahan magnetis untuk menyimpan data, menggunakan bahan semikonduktor dan memori berbasis NAND untuk menyimpan data di dalamnya. Telah tertanam prosesor atau controller yang membaca / menulis data, mengelola cache dan melakukan operatins lainnya. Kecepatan SSD tergantung pada jenis controller yang dimilikinya, tapi tentu saja ini lebih dari HDD.

Kelebihan SSD dari HDD

  • Karena tidak ada bagian yang bergerak di dalamnya, getaran atau kebisingannya bebas.
  • Kurangi daya
  • Sistem operasi Boot jauh lebih cepat dibanding HDD
  • 30% lebih cepat dari HDD. SSD memberikan hingga 550 MB / s dimana kecepatan penulisan HDD maksimal 120 MB / s.

Kelemahan SSD Dari HDD

  • Ini jauh lebih tinggi dari HDD. Hampir 5 kali lebih tinggi.
  • Kurang kapasitas penyimpanan. Kapasitas SSD lebih dari 4 TB tidak dapat ditemukan. Tapi kita bisa beli HDD sampai 10 TB.

Dari poin di atas kita dapat menyimpulkan bahwa SSD harus digunakan oleh orang-orang yang tidak membutuhkan banyak ruang disk namun membutuhkan kinerja yang lebih cepat. Dan yang membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih banyak dengan harga lebih murah harus pergi untuk HDD jika kecepatan tidak menjadi masalah bagi merek.

Cara Mengetahui dan Memperbaiki Kesalahan Hard Disk Dengan Perintah CHKDSK?

 

Setiap kali Anda melakukan operasi baca atau tulis hard disk pasti  bisa digunakan berulang-ulang. Jadi secara berkala mulai bermasalah atau beberapa kali rusak dan berhenti bekerja. Jika Anda menghadapi masalah yang berkaitan dengan hard disk, Anda dapat melakukan tes untuk memeriksa kesalahan disk. Microsoft terintegrasi sistem yang bisa mengecek apakah ada kesalahan yang terjadi di harddisk kita atau tidak? Kita bisa melakukan ini dengan perintah CHKDSK command prompt. CHKDSK adalah alat baris perintah yang memeriksa disk. Kita bisa mengecek sekaligus memperbaiki kesalahan dengan menjalankan perintah ini.

Langkah-langkah untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan hard disk

Berikut ini adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk memeriksa dan memperbaiki keselahan hard disk:

  1. Tekan tombol Windows + R sekaligus. Kotak Run akan terbuka. Ketik CMD kemudian tekan enter untuk membuka jendela command prompt.
  2. Kemudian masukkan perintah CHKDSK beserta huruf drive yang harus anda uji. Misalnya jika Anda menguji D: lalu ketik CHKDSK D: lalu tekan enter. Perintah ini akan menjalankan pengujian dalam mode read only, yaitu akan mencari kesalahan pada drive itu namun tidak akan memperbaiki kesalahan sistem file saat akan ditemukan.
  3. Untuk mengetahui dan memperbaiki kesalahan sistem file yang ada di D: ketik drive CHKDSK D: / f dan tekan tombol enter. Di sini / f berarti memperbaiki kesalahan. Jadi perintah ini secara otomatis akan memperbaiki kesalahan yang ditemukan di drive itu.
  4. Demikian pula Anda dapat melakukan tes pada volume apapun seperti bagaimana saya menunjukkan contoh di sini untuk D: drive.

Demikian itulah yang dapat saya sampaikan kepada kalian semuanya. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan sekalian.

Categories
Teknologi

RELATED BY