Ingin Membenarkan Resleting Yang Rusak? Ini Dia Caranya

Sebagian orang pastinya pernah mengalami resleting yang rusak, entah itu resleting yang lepas, tidak tertutup, atau tidak dapat menyatu. Pasalnya, berbagai jenis kerusakan resleting ini bisa diperbaiki. Jangan langsung...

Sebagian orang pastinya pernah mengalami resleting yang rusak, entah itu resleting yang lepas, tidak tertutup, atau tidak dapat menyatu. Pasalnya, berbagai jenis kerusakan resleting ini bisa diperbaiki. Jangan langsung terburu-buru membuang benda dengan resleting yang rusak karena pada dasarnya Anda bisa memperbaiki resleting itu sendiri. Namun disamping itu, ada juga barang seperti tas, jaket atau celana jeans. Untuk lebih jelas mengenai resleting. Diartikel ini saya akan menjelaskannya.

Apa Itu Resleting?

Resleting adalah salah satu komponen penting dalam tata busana, karena resleting banyak di gunakan hampir di seluruh jenis pakaian seperti baju, jaket, celana, tas dan masih banyak lagi. Sehingga Orang Indonesia menyebutnya “resleting”. Alat penutup pakaian atau tas berupa deretan gerigi yang terbuat dari logam atau plastik, ini populer juga dengan “Zipper”. Ternyata yang baku adalah ritsleting. Namun penulisan “resleting” lebih sering digunakan. Namun disamping itu juga banyak sekali permasalahan yang terjadi pada resleting. Resleting pakaian, celana ataupun tas. Kerusakan resleting menjadi suatu permasalahan yang sangat menjengkelkan, apalagi jika terjadi pada saat-saat genting.

Sehingga hal itulah yang membuat resleting bisa rusak karena disebabkan oleh berbagai hal, bisa karena giginya, penahannya (stop) hilang, bengkok atau kepala resleting pecah. Ingin memperbaiki tapi malas keluar rumah, mencari penjahit dan harus menunggu sangat lama. Namun jangan khawatir, kami memiliki solusi untuk Anda.

Jenis- Jenis Resleting

Berdasarkan bahan baku pembuatnya, dikenal banyak sekali jenis resleting pakaian yang biasa digunakan oleh para designer baju dan perancang busana untuk membuat bukaan pada pakaian maupun produk fashion lain berbahan dasar kain tekstil. Beberapa diantaranya yaitu berupa coil zipper, metal zipper, plastic zipper, delrin zipper (vislon zipper), invisible zipper, waterproof zipper, dan fireproof zipper.

  • Coil Zipper

Coil zipper merupakan salah satu jenis resleting yang memiliki teeth (gigi) zipper berbentuk gulungan panjang dari bahan polyester atau nylon. Coil zipper umumnya diproduksi dalam bentuk close end maupun open end dengan ukuran panjang yang tidak terbatas dan dijual dalam bentuk gulungan atau meteran.

  • Metal Zipper

Dari namanya saja pasti sudah bisa menebak kalau teeth (gigi) zipper yang satu ini terbuat dari bahan metal. Bahan metal yang biasa digunakan yaitu berupa brass (kuningan), aluminium dan nikel. Seperti halnya coil zipper, jenis resleting ini juga diproduksi dalam bentuk close end maupun open end.

  • Plastic Zipper

Jika dilihat secara sepintas, plastic zipper memiliki gigi resleting yang sangat mirip dengan metalic zipper. Hanya saja giginya terbuat dari bahan plastik atau resin. Oleh beberapa desainer, plastic zipper yang diciptakan dalam tipe open end sering kali diaplikasikan untuk membuat bukaan jaket maupun tas.

  • Delrin Zipper (Vislon Zipper)

Deldrin zipper atau biasa disebut dengan nama vislon zipper mempunyai bentuk teeth (gigi) zipper yang mirip seperti metal zipper tetapi bahannya terbuat dari resin polyacetal atau resin jenis lain seperti polyethylene. Jenis resleting ini bisa dijumpai dipasaran dalam bentuk close end maupun open end.

  • Invisible Zipper

Invisible zipper memiliki bentuk yang sangat mirip dengan Coil Zipper tetapi giginya tersembunyi dibalik tape zipper. Pada umumnya jenis resleting yang hanya tersedia untuk tipe close end ini banyak digunakan untuk Rok (Skirts) dan Gaun (Dresses).

  • Waterproof Zipper

Waterproof zipper merupakan jenis resleting yang biasa digunakan oleh para desainer untuk membuat berbagai macam pakaian yang digunakan didalam air bertekanan tinggi, salah satunya yaitu berupa pakaian selam.

  • Fireproof Zipper

Sesuai dengan namanya, fireproof  zipper dapat didefinisikan sebagai resleting yang memiliki ketahanan terhadap panas atau api pada suhu tertentu. Berbeda dengan model resleting pada umumnya fireproof zipper dapat dijumpai pada baju-baju pemadam kebakaran atau produk lain sebut saja jok mobil.

Cara Membenarkan Resleting Yang Sudah Rusak

Panduan cara membetulkan resleting dengan berbagai jenis kerusakan. Panduan ini bisa Anda lakukan sendiri tanpa bantuan orang lain. Sangat disayangkan bukan jika kita membuang tas atau pakaian yang masih bagus hanya karena resletingnya rusak?

Resleting Macet atau Susah Dibuka dan Ditutup

Saat sedang ingin merapatkan jaket, tiba-tiba resleting sudah menutup. Sudah dicoba menarik resleting kuat-kuat, tetapi relestingnya tidak kunjung berjalan. Itu tandanya resleting Anda mengalami kemacetan. Tak perlu mengganti resleting dan giginya dengan yang baru, ikuti saja cara membetulkan resleting yang macet berikut ini:

  • Ambil sebuah lilin batangan, lalu gosokkan lilin tersebut ke gigi resleting. Lakukan berulang kali karena kemacetan pada gigi resleting disebabkan karena kekeringan. Jadi, lilin bisa menjadi pelumas yang bagus untuk membuat resleting dapat dipakai kembali.
  • Selain lilin, Anda juga bisa menggunakan pensil untuk mengatasi resleting yang macet. Gerakkan pensil dari atas ke bawah di gigi resleting. Pensil juga bisa menjadi pelumas untuk melancarkan resleting.

Resleting Terpisah dan Tidak Bisa Ditutup

Masalah resleting yang tidak mau menyatu memang umum terjadi. Biasanya resleting tas dan jaket yang sering terkendala oleh masalah ini. Untuk mengatasi resleting tidak tertutup pada tas sebaiknya kurangi isi tas agar resleting dapat tertutup. Cobalah beberapa cara membetulkan resleting yang tidak bisa ditutup berikut ini untuk memperbaiki resleting tas, jaket, dompet, atau benda-benda lainnya:

  • Gigi resleting kotor

Resleting yang terpisah bisa disebabkan oleh gigi resleting yang sudah kotor. Bersihkan gigi resleting dengan membuat larutan air dan sabun cuci piring sampai berbusa. Kemudian, ambil lap bersih, lalu celupkan lap di larutan sabun cuci piring itu, dan gosok ke pada gigi resleting. Bilas air sabun pada gigi resleting menggunakan kain lap bersih yang sudah dibasahi dengan air.

  • Gigi resleting bengkok

Tahukah Anda bahwa resleting yang tidak dapat terkatup juga bisa disebabkan oleh gigi resleting yang bengkok. Luruskan gigi resleting yang bengkok dengan tang yang ujungnya runcing. Tarik gigi resleting yang bengkok hingga keluar dari pita resleting. Sesudah itu, coba membuka-tutup resleting untuk mengetes hasil perbaikan Anda.

Gigi Resleting Bagian Bawah Hilang

Untuk memasang gigi resleting bagian bawah yang hilang dibutuhkan mesin jahit dan sedikit usaha untuk memasang penahan baru untuk resleting Anda. Jika Anda tidak memiliki ketrampilan menjahit, sebaiknya Anda minta tolong kepada tukang jahit. Apabila Anda ingin mencoba cara membetulkan resleting yang gigi bagian bawahnya hilang, ikuti beberapa langkah berikut ini:

  • Tarik resleting sampai ke bagian bawah (gigi resleting terbuka). Tarik perlahan agar resleting terlepas pada sisi sebelah kiri.
  • Kemudian, lepaskan pengunci resleting yang bentuknya seperti terowongan persegi (gunakan alat pembongkar jahitan atau seam ripper).
  • Lanjutkan dengan menarik resleting ke atas dan memasang pengunci resleting di ujung gigi bagian bawah. Selanjutnya, jahit bekas gigi resleting yang rusak agar tidak mudah robek.

Penahan Resleting Bagian Atas Rusak Selain penahan resleting bagian bawah yang mudah rusak, ternyata kerusakan juga bisa terjadi pada penahan resleting bagian atas. Segera perbaiki kerusakan pada penahan resleting bagian atas agar resleting tidak melorot terus menurut. Berikut adalah cara membetulkan resleting yang penahan bagian atasnya hilang:

  • Tarik resleting ke atas, lalu balik celana agar bagian dalam resleting berada di luar. Carilah jahitan yang mengencangkan penahan resleting bagian atas, bongkar jahitannya dan tarik dengan tang untuk melepaskan penahan resleting di bagian atas.
  • Saat bagian dalam resleting berada di luar, masukkan gigi bagian kiri ke dalam sisi kiri kepala resleting, lakukan hal yang sama pada sisi bagian kanan. Pegang bagian bawah resleting dengan satu tangan, sedangkan tangan satunya menggerakkan kepala resleting ke bagian tengah.
  • Selanjutnya, balik celana Anda sehingga bagian luar resleting berada di luar. Pasang penahan resleting bagian atas secara langsung di gigi atas pada sisi kiri resleting. Tekanan penahan tersebut dengan tang dan kencangkan dengan menekan tang sebanyak 4-5 kali.
  • Ulangi langkah ini untuk memasang penahan resleting di sisi kanan. Jahit kembali lapisan kain belahan resleting dengan menggunakan mesin jahit. Jika tidak punya mesin jahit, Anda bisa merapikan jahitan dengan jarum dan benang saja.

Resleting yang Sering Turun

Kejadian ini sering dialami oleh pengguna celana yang memiliki resleting di bagian depannya. Tiba-tiba resleting turun dan terbuka sendiri. Hal ini tentu bisa membuat kita malu dan segera menutup kembali resleting yang terbuka. Lantas, bagaimana jika nanti resleting kembali terbuka? Tak perlu khawatir karena Anda bisa mengakali resleting yang sering terbuka dengan cara berikut ini:

  • Gunakan pengait gantungan kunci yang berbentuk lingkaran. Anda bisa membeli pengait gantungan kunci ini di toko alat-alat menjahit atau menggunakan gantungan kunci bekas.
  • Kaitkan gantungan kunci ini di mata kepala resleting (slider) lalu kancingkan pengait gantungan kunci ini di kancing celana. Dijamin, resleting Anda tidak akan terbuka lagi terus menerus.

Perlu Anda ketahui, cara ini bisa membuat kancing celana mudah terlepas. Solusi lain untuk mengatasi resleting yang sering turun adalah mengganti resleting yang sudah rusak dengan resleting yang baru.

Itulah serba-serbi cara membetulkan resleting dengan berbagai jenis kerusakan. Semoga panduan ini bisa membantu Anda memperbaiki resleting yang rusak. Selain memakai lilin atau grafit ternyata resleting yang macet juga bisa diperbaiki dengan sabun batang, lho.

Categories
infostyle

RELATED BY