Sejarah Uang Rupiah Indonesia

Sementara Rupiah adalah mata uang resmi Indonesia saat ini, asal-usul uang negara ini tanggal kembali ke masa kolonial awal sejarah. Koin pertama seperti mata uang yang digunakan oleh penduduk...

Sementara Rupiah adalah mata uang resmi Indonesia saat ini, asal-usul uang negara ini tanggal kembali ke masa kolonial awal sejarah. Koin pertama seperti mata uang yang digunakan oleh penduduk asli muncul sekitar abad kesembilan terbentuk dari manik-manik. Koin emas dan perak tidak akan muncul sampai kedatangan orang Eropa di abad kedua belas dan ketiga belas.

Sejarah singkat Indonesia

Rantai pulau Indonesia telah diperintah oleh beberapa negara yang berbeda dari masa kolonial sepanjang jalan sampai Perang Dunia II. Bentuk pertama kalinya dari mata uang catatan bank yang ada di Indonesia bukanlah Rupiah, tetapi itu benar-benar Duit, yang merupakan mata uang Hindia Belanda Trading Company, bangsa bisnis di kuasi yang memerintah Indonesia sebelum menjadi dinasionalisasi oleh Belanda di tahun 1800-an yang kemudian memperkenalkan mata uang mereka sendiri Gulden.

Selama Perang Dunia II ketika pulau ini ditempati oleh Jepang, mereka akan mengeluarkan bentuk mereka sendiri dari Gulden, setelah melikuidasi bank-bank nasional Belanda pun pada rantai pulau, yang menyebabkan ekonomi menjadi stabil dari Jepang over- yang mencetak uang. Namun, karena ada hal yang terjadi perang terus, Jepang bergeser taktik dan mulai mendorong nasionalisme dan kemerdekaan Indonesia. Mereka mengeluarkan cetakan kedua dari uang mereka, kali ini dalam bahasa asli, dan itu disebut Netherland Indies Roepiah. Yang dapat dilihat sebagai pra-kursor ke Rupiah.

Setelah Perang Dunia II, orang Indonesia pun juga memberontak melawan Sekutu pekerjaan, dan menolaknya untuk menggunakan Allied dikeluarkan Gulden dan terus menggunakan catatan bank Jepang bersama dengan uang yang dicetak secara lokal. Ini adalah penampilan pertama dari Rupiah, yang diproduksi di Jawa, salah satu pulau yang lebih besar dalam rantai. Setelah perjuangan panjang dan ditarik keluar dengan Belanda dan Sekutu, kemerdekaan Indonesia akhirnya diakui, dan pada saat itu pun Rupiah lahir. Setelah itu, Rupiah telah mengalami berbagai tingkat ketidakstabilan dari pertengahan hingga akhir abad ke-20. Hari ini, mata uang ini sebagian besar nilainya karena negara masih belum pulih dari krisis keuangan Asia di ’98 -’99.

Hari ini, negara berencana redenominating mata uang untuk menyerang beberapa nol dari mata uang untuk merampingkan kemudahan penggunaan, karena sebagian besar transaksi dengan Rupiah di beberapa ribu. Dan jangan khawatir bahwa ini akan lebih mendevaluasi mata uang, kepala bank nasional pun juga menyatakan bahwa ini hanya untuk membuat transaksi sehari-hari agar lebih mudah. Jadi, dari apa yang bisa kita katakan, mata uang yang ada di dalamnya bentuk saat ini menjadi lebih dekat dengan tertagih setiap hari.

Saat ini rupiah dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada kedua koin dan uang kertas. Satu rupiah secara teknis dibagi menjadi 100 sen, tetapi inflasi telah membuat sirkulasi sen usang. Koin-koin saat beredar adalah 50, 100, 200, 500 dan 1.000 rupiah. Uang kertas yang diterbitkan dalam denominasi 1.000, 2.000, 5.000, 10.000, 20.000, 50.000, dan 100.000.

Jika Anda penasaran tentang mata uang, atau mencari untuk menyertakan catatan bank yang artistik lainnya untuk koleksi Anda, kami akan membawakan berbagai macam Rupiah, dan, seperti kita sudah menyatakan dengan catatan bank asing lainnya. Koin besar Amerika adalah pemasok dari koleksi numismatik, kami tidak menjual mata uang apapun secara spekulasi, itu untuk koleksi saja.

Categories
history

RELATED BY