Kisah Nyata Dibalik Anneliese Michel ” Baca Yuk”

Kalau diantara yang pernah melihat film Paranormal Activity, pasti Anda tahu saat Kedua pasangan itu sedang mencari informasi tentang penyerangan iblis secara fisik terhadap manusia. kali ini saya akan...

Kalau diantara yang pernah melihat film Paranormal Activity, pasti Anda tahu saat Kedua pasangan itu sedang mencari informasi tentang penyerangan iblis secara fisik terhadap manusia. kali ini saya akan membeberkan     sebuah kisah yang hampir sama persis (atau jangan-jangan memang ini yang dimaksud oleh orang- orang tersebut) Dan di dalam Film Paranormal Activity ini juga tersirat dengan adanya kejadian yang mengerikan dan bisa menjadi suatu hal yang nyata. dan di bawah ini Anneliese pun juga menjelaskan sedikit kisah tentang kehidupannya sehari- hari yang membuat para netizen ketakutan dengan adanya kisah yang telah ia sampaikan kepada seseorang dengan hasil yang nyata.

Anneliese Michel (September 21- 1952 – 1 Juli 1976) ia adalah seorang gadis Katolik berasal dari Jerman yang dirasuki oleh setan yang sedang menjalani proses pengusiran setan. Setelah eksorsisme yang terakhir ibunya mendapat peringatan dan tidak tahan lagi dengan adanya ini, dan pada saat itu Anneliese juga meninggal dalam tidurnya.

Awal kehidupan

Anneliese Michel lahir pada bulan September 1952 di Klingenberg, Bavaria, Jerman. Seorang gadis Katolik yang taat kepada agama dan mengikuti peraturan-peraturan yang telah di tentukan. Dan Anneliese pun juga rela tidur di lantai dan ia mengatakan ini hanyalah sebuah kebetulan yang dilakukan sebagai “reparasi” atas dosa-dosa yang telah ia perbuat kepada orang lain sebagai permintaan maafnya. Sejak pada tahun 1968, ketika ia berumur 16 tahun dan masih SMA, Anneliese mulai menderita kejang-kejang. Ia Tidak dapat berbicara, berteriak, atau meminta bantuan lagi, Dan pada saat itu pun ia menjelaskan bahwa dia merasa seolah-olah dirinya strong yang tidak terasa apa- apa di bagian tubuhnya.

Mencari solusi untuk pengobatan dan pengusiran setan

Michel mempunyai teman dekat yang bernama deathSoon, dan pada saat itu Anneliese dan deathsoon mulai melihat gambaran-gambaran iblis saat sedang berdoa. Dia mengaku bahwa dirinya pernah mendengar suara-suara, yang mengatakan bahwa dia telah dikutuk dan “disiksa di neraka”. Dokter yang mengurus kondisi kejiwaannya prihatin ketika ia menjelaskan bahwa mereka mulai memberikannya perintah, baik secara nyanyian, membisikkan, atau melalui sebuah papan ouiju. Pada tahun 1973 Anneliese menderita depresi berat dan mempunyai nekat yang luar biasa untuk bunuh diri. Karna adanya sikap dan perilakunya ini bisa saja menjadi semakin aneh: dia merobek baju, makan laba-laba dan batubara, dan menjilati air kencingnya sendiri dari lantai. Setelah ia mengetahuinya maka ini akan menjadi semakin frustrasi dengan intervensi medis karena kondisinya tak kunjung membaik. kondisinya, termasuk depresi-nya, diperparah dengan waktu.

Pengusiran setan dan kematian

Dua tahun kemudian, sejak pada (1975), ketika Anneliese berusia 23 tahun, Setelah ia mengetahuinya semua bahwa teman dan keluarganya cacat, sekarang Michel tidak mampu berjalan melewati ikon Yesus Kristus dan menolak untuk minum air suci. Dia hanya menyimpulkan saja, karena menurut Anneliese ini adalah menderita kerasukan setan dan menyarankan untuk membawanya ke paranormal. Kemudian itu ia dibawa oleh seorang dukun di kota terdekat untuk diperiksa. Michel diagnosis kerasukan setan. Pada akhirnya pun Anneliese menjadi orang yang jahat dan menggigit orangtuanya. Dan dia menghancurkan gigi nya di dinding dan mulai memotong tubuhnya dengan pisau. Dan menolak untuk makan atau minum, karna ini di perintahkan oleh setan dan tidak mengizinkannya.

Setelah Gereja Katolik memberikan izin, ritus eksorsisme dilakukan selama sekitar sepuluh bulan pada tahun 1976. Sebanyak enam puluh tujuh sesi eksorsisme yang telah diadakan, satu atau dua minggu, ini berlangsung hingga empat jam. Selama sesi, Anneliese menunjukkan kekuatan yang tak seperti wanita, kadang-kadang membutuhkan tiga orang dewasa untuk menjatuhkannya. Pada saat itu pun ia tumbuh lebih kuat, rantai yang tadi digunakannya untuk mengikat dirinya di tempat tidur. Dia berbicara dalam bahasa yang berbeda dengan berbagai suara. Berbicara dalam bahasa Ibrani, ia mengatakan, “Kami adalah orang-orang yang diam di dalamnya. Saya salah satu yang tinggal di dalam Kain. ” seorang rohaniwan Katolik, kaget saat mengetahui ada suara, ia langsung keluar, itu perkataan dari mulut Michele.

Selama eksorsisme, orang-orang di seluruh rumah pun juga bisa mendengar suara teriakan dan memecahkan kaca di malam hari. Anneliese enggan ditunjukan benda-benda keagamaan hingga ia mendorongnya untuk memecahkan gambar Yesus dan memisahkan rosario. Dia sering menanggalkan pakaiannya, kencing dan buang air besar di lantai.

Hari terakhir dari ritus Eksorsisme dilakukan pada tanggal 30 Juni 1976. Untuk ibunya, yang pernah ia ucapkan dengan kata-kata terakhir, “Ibu, aku takut” pada Malam itu., pada saat itu Anneliese Michel meninggal dalam tidurnya. Laporan otopsi menyatakan bahwa kematiannya akibat dari kekurangan gizi dan dehidrasi.

Categories
history

RELATED BY